Kota Pekalongan - Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM) setempat menyerahkan 20 kunci kios untuk pedagang kuliner pasar Sugih Waras (sayun) sisi timur, berlangsung di Ruang Jawa Hokokai Setda setempat, Senin (9/1/2023). Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid bersama Wakil Walikota Pekalongan, H Salahudin didampingi Kepala Dindagkop- UKM), Kota Pekalongan Budiyanto kepada perwakilan pedagang kuliner pasar Sugih Waras (sayun) sisi timur.
Usai menyerahkan, Walikota Pekalongan yang akrab disapa Aaf tersebut menyampaikan
bahwa, Pemkot Pekalongan secara prinsip sudah mengetahui dan menampung aspirasi dari para pedagang.
" Kita butuh proses untuk mengakomodir aspirasi pedagang, tentunya tidak semuanya juga bisa diakomodir, ada yang bisa ada yang tidak, kita lihat regulasi dan aturannya, serta kondisinya seperti apa," tuturnya.
Aaf menjelaskan, usai menerima kunci ini, 20 pedagang kuliner tersebut sudah bisa mulai berdagang di kios baru, sementara kios lama mereka yang lokasi sebelumnya berada di akses pintu keluar Sentra kuliner Sugihwaras akan dibongkar sehingga akan menjadi akses jalan yang lebih lebar.
"Kunci yang diserahkan ada 20 kios pedagang kuliner sisi timur. Kiosnya sudah selesai di sebelah timur, dan setelah penerimaan kunci serta para pedagang menata dagangannya, maka mereka sudah bisa berjualan di kios baru dan kios lamanya akan dibongkar supaya akses keluar mobil atau kendaraan bisa lebih lebar dan menunjang kemudahan pedagang kuliner dan fashion berjualan di Sentra Kuliner Sugihwaras Pekalongan," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Komunitas Pedagang Pasar Senggol (KAPAS), Mualimin mengaku senang telah menerima kunci kios miliknya. Hal ini menandakan bahwa, dirinya bersama pedagang kuliner sisi timur lainnya sudah resmi bisa berjualan dan diakui pemerintah.
"Hari ini penyerahan 20 kunci kios pedagang yang sebelumnya berjualan di lapak berlokasikan antara Ria Busana dan Hotel Pesonna," ucap Mualimin.
Menurutnya, sebelumnya menerima kunci kios ini, kedua puluh pedagang tersebut masih berjualan secara acak (mencar). Setelah melalui rembug bersama, maka pihaknya mengusulkan ke Pemkot Pekalongan untuk dibuatkan kios di sisi timur dalam satu larik.
"Sehingga nanti akses jalan keluar di Sentra Kuliner Sugihwaras bisa sampai 7 meter dan lebih luas dari sebelumnya. InshaAllah, setelah kami menerima kunci ini, kami akan menempati kios-kios kami yang telah difasilitasi pemerintah. Alhamdulillah senang usulan kami bisa langsung direspon Pemkot," terangnya.
Pihaknya berharap, ke depan kios baru yang ditempati para pedagang kuliner sisi timur ini bisa lebih dikenal masyarakat dan ramai dikunjungi.
"Kami berharap, setelah kami menempati kios kami, usaha kuliner kami bisa laris diserbu pengunjung yang akan kulineran di Sentra Kuliner dan Fashion Sugihwaras Pekalongan," pungkasnya.
(Dinkominfo Kota Pekalongan).